Kamis, 13 Juni 2013

Wanita Mandiri


Wanita adalah mahluk yang luar biasa. Selain mengemban tugas sebagai pribadinya yang sekarang, wanita juga harus mampu menjadi sosok ibu untuk anaknya, sosok istri untuk suaminya, sosok sahabat untuk temannya, sosok berkharisma untuk pekerjaannya, serta sosok menghamba pada penciptanya. Wanita juga identik dengan kecantikan. Hampir semua wanita ingin terlihat cantik dari yang memandang mereka. Namun, alangkah baiknya jika kecantikan yang terpancar bukan hanya sebatas mata memandang (outter), kecantikan akan lebih sempurna jika juga terpancar dari dalam diri wanita itu (inner).

Salah satu ciri sehingga wanita terlihat menawan, cantik, dan seksi adalah mereka yang mandiri. Wanita yang mandiri bukan hanya mereka yang berseragam rapi, bukan hanya mereka yang bekerja di gedung-gedung ataupun yang sibuk bergelut dengan para relasi dan customer. Wanita mandiri adalah mereka yang menghasilkan, mampu membantu meringankan beban hidup dirinya ataupun keluarganya, dan yang mau berusaha dengan cara yang halal.

Menjadi wanita yang mandiri tidak-lah sulit, asalkan memang sang wanita telah menanamkan niat dan tekad yang kuat untuk menjadi wanita yang mandiri. Tentu saja niat tidak akan cukup, niat harus-lah diikuti dengan bentuk kerja yang nyata. Ingat, tidak harus menjadi pegawai kantoran untuk disebut sebagai wanita yang mandiri. Ada baiknya jika kita memahami satu kalimat yang pernah diucapkan oleh ibu saya, “Pekerjaan apapun akan saya lakukan, asalkan halal. Tidak peduli jika tanganku kasar, badanku letih, atau aku mendapat ejekan dari orang yang sirik. Asalkan apa yang aku lakukan halal demi kebahagiaan keluargaku”. Ada juga kalimat lain yang pernah dibagikan oleh salah seorang saudariku, “apapun yang aku lakukan, meskipun aku terancam sekali pun semua aku lakukan di jalan yang diberkahi dan halal, semata-mata sebagai bentuk ibadahku kepada Penciptaku dan bentuk pengabdianku pada keluargaku, suamiku, terutama anak-anakku, agar kelak mereka tidak menyesali diriku sebagai ibunya”. Luar biasa penghargaan wanita yang mandiri.

Apabila ditelaah lebih lanjut, mungkin akan terbersit dalam benak jika menjadi wanita yang mandiri adalah hal yang sulit dan membutuhkan pengorbanan yang luar biasa. Memang benar, jika dibutuhkan pengorbanan. Akan tetapi menjadi hal yang sulit bukan-lah sebuah alasan untuk tidak mencoba! Banyak hal-hal sederhana yang dapat dilakukan untuk menjadi wanita yang mandiri. Perlu dipahami juga jika wanita mandiri bukanlah wanita yang tidak berinteraksi dengan orang lain, melainkan wanita yang keberadaannya tidak menimbulkan masalah, perpecahan, ataupun pertengkaran dalam lingkungannya. Bukankah menyenangkan apabila kedatangan kita dirindukan orang lain dan kepergian kita ditangisi orang lain.

Setelah membahas beberapa defenisi dan pengertian wanita mandiri, ada beberapa bentuk perwujudan wanita yang mandiri yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik oleh mereka yang telah berkeluarga ataupun yang masih sendiri. Mari memulai membuka mata batin!

1.    Mulai dari hal yang sederhana. Untuk meringankan beban keluarga terpikirkan untuk bagaimana usaha yang tentunya akan mendatangkan keuntungan sekaligus sebagai penghasilan tambahan. Salah satu bentuk usaha yang paling sederhana adalah usaha catering rumahan. Tidak perlu memproduksi dalam jumlah yang besar, cukup untuk diperjualbelikan di lingkungan sekitar, sperti tetangga atau keluarga. Caranya mudah, kita dapat mempromosikan melalui kegiatan-kegiatan sosial yang tengah kita ikuti. Selain tak harus meninggalkan rumah dalam jangka waktu yang lama, kita juga bisa memberdayakan masyarakat sekitar untuk turut serta dalam kegiatan bermanfaat dan berpenghasilan. Jika anda merasa kurang mampu dalam dunia catering, bisnis online juga bias menjadi salah satu pilihan untuk menambah penghasilan. Untuk tahap awal anda cukup menjadi distributor barang. Namun jika anda memiliki skill untuk menghasilkan produk, anda juga dapat berperan ganda menjadi produsen sekaligus menjadi distributor. Hitung-hitung dana yang masuk bias seratus persen menjadi hak anda.
2.    Mulai dari diri sendiri. Pada taraf yang lebih tinggi, anda bisa memilih profesi sebagai translater, jasa pengetikan, guru private. Untuk pilihan yang terakhir, anda bisa mengatur tempat pengajaran berlangsung. Jika tidak ingin repot, anda cukup membuat kesepakatan dengan orang tua murid apakah tempat pengajaran bisa dilakukan di rumah anda saja, jika memang memungkinkan dan kondusif. Intinya memang telah ada niat dalam hati dan pikiran anda. Tinggal mewujudkan action.
3.    Mulai dari sekarang. Tidak perlu menunggu kapan waktu yang tepat untuk menjadi wanita mandiri. Semakin lama kita berpikir, semakin banyak waktu berharga yang kita buang. Padahal mungkin saja sudah banyak keuntungan yang tanpa kita sadari telah terlepas dari tangan kita.


Jadi, masih-kah ada alasan untuk mengatakan menjadi wanita mandiri itu adalah hal yang sulit? Perlu diingat, jika wanita mandiri merupakan salah satu bentuk kecantikan wanita yang datangnya dari dalam (inner). Menjadi wanita itu harus tegar seperti karang, dan lembut selembut angin. Aku bangga menjadi seorang wanita. Alhamdulillah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

thanks buat komentarx..:)